A Rafik (Pangeran Dangdut Indonesia) tutup Usia

 Gambar

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi dangdut senior A Rafiq (64) telah menutup mata untuk selamanya, Sabtu (19/1/2013) pukul 16.00 WIB. Penyanyi yang dikenal dengan lagu-lagunya seperti Pandangan Pertama dan Karena Dia itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra Jakarta.

Pendiri dan mantan Sekjen DPP Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) itu meninggal pada hari ini, Sabtu (19/1), pukul 16.00 WIB di RS Medistra Jakarta.

Informasi itu disampaikan Surya Aka Syahnagra, Ketua Bidang Humas DPP PAMMI, dalam laman Facebook.

“A Rafiq meninggal karena sakit diabetes dan jantung,” tulis Surya.

A Rafiq lahir di Semarang, Jawa Tengah, 5 Maret 1948 adalah aktor dan penyanyi dangdut Indonesia. A Rafiq dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai penyanyi dangdut yang cukup terkenal. Lagu dangdutnya Pengalaman Pertama jadi top hit di pertengahan tahun 1978. Lagu tersebut dinyanyikan ulang oleh Nirina Zubir yang duet bersama Slank dan menjadi jalur suara filmGet Married.

Selain sebagai penyanyi dangdut, ia juga sempat bermain dalam beberapa judul film layar lebar bersama dengan Farouk Afero. A Rafiq juga sempat menjajal profesi sutradara. Dia menggarap sinetron drama semi musikal berjudul Si Miskin Bercinta.

Pria berdarah India-Pakistan ini mengaku pernah studi akting di LPKJ (sekarang IKJ), dan ikutworkshop tentang membuat film yang diselenggarakan TIM bersama Persatuan Artis Film Indonesia.[1] Beberapa anak A Rafiq juga mengikuti jejaknya di dunia hiburan Indonesia, antara lain Fadila A Rafiq, Farhad A Rafiq dan Fairuz A Rafiq.

Filmografi

– Si Gondrong (1971)
– Pengalaman Pertama (1977)
– Pandangan Pertama (1978)
– Karena Dia (1979)

Editor :
Hertanto Soebijoto
Sumber kutipan: KOMPAS.com

About judi2010

aku adalah sosok laki2 yang mengutamakan kedamaian dalam hidup dan matiku..aku gak ingin orang lain menangis karenaku..walau kadang karena sikapku terkadang membuat orang yang aku cintai menangis..tp semua aku lakukan demi orang2 yang memang pantas mendapatkan pengorbanan dari aku....karena aku mencintai "Cinta"
This entry was posted in bukan politik, Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s