Arsip untuk Desember, 2008

George W Bush Dilempar Sepatu oleh Jurnalis Irak

Posted in bukan politik dengan kaitan (tags) , , , , , on Desember 15, 2008 by judi2010

ckiqltsfyxBAGHDAD – Presiden Amerika Serikat George Walker Bush dilempar sepatu oleh seorang jurnalis Irak. Beruntung Bush cekatan dan berhasil menghindar dari lemparan sepatu.

Peristiwa ini terjadi ketika Bush bersama PM Irak Nuri al Maliki sedang melakukan jumpa pers atas hasil kunjungannya ke Irak. Tak tanggung-tanggung, sang jurnalis yang belakangan diketahui bernama Muntadar al-Zeidi itu melempar Bush dengan sepatu dua kali dari jarak sekira 20 meter.

Hal itu dipicu kekecewaan atas pernyataan Bush yang menegaskan bahwa perang belum usai. “Masih banyak yang harus dilakukan. Perang belum usai,” tegas Bush sebagaimana dilansir dari situs berita Associated Press, Senin (15/12/2008).

Mendengar komentar itu, koresponden televisi Al-Baghdadia itu langsung melempar sepatunya ke arah Bush yang duduk bersebelahan dengan Nuri al Maliki. “Ini ciuman perpisahan dari warga Iraq, anjing,” umpat sang jurnalis lantas melempar sepatunya ke arah Bush.

Kecewa karena lemparannya tidak menemui sasaran, Muntadar melemparkan sepatunya kembali. Namun lagi-lagi Bush berhasil menghindar dan bahkan berseloroh. “Ini sepatu ukuran 10, bukan,” ujarnya.

“Saya tidak paham apa yang menyebabkan orang bisa seperti itu, tapi saya tidak merasa terancam sedikit pun,” imbuh Bush.

Perlu diketahui, tindakan melempar sepatu merupakan bentuk kemarahan terbesar orang Timur Tengah. Jurnalis yang mengacaukan acara jumpa pers itu pun akhirnya digelandang paksa oleh pihak keamanan.

Menjelang lengser dari jabatannya, Bush mengunjungi Irak untuk meninjau kondisi terakhir pakta keamanan Irak-AS menjelang penarikan pasukan AS dari negara itu, pada 2011.

Usai insiden itu, Bush langsung terbang dengan helikopter menuju Kamp Victory di Baghdad. Bush berada di Baghdad sejak Minggu kemarin. Setelah mendarat Bush bertemu dengan Presiden Irak Jalal Talabani dan dua Wakil Presiden Irak yaitu Tariq al-Hashemi dan Adel Abdul-Mahdi.

Sumber: okezone.com

Sukarno juga berkurban

Posted in bukan politik dengan kaitan (tags) , , , , on Desember 8, 2008 by judi2010

sukarnoyihaaBanyak orang yang tak tanggung-tanggung berkorban untuk orang lain. Orang seperti ini satu diantaranya bernama Soekarno. Dia bukan cuma jadi ”korban” untuk negaranya. Dia tumbal untuk Indonesia.

PAGI hari di sebuah tanah lapang, antara Istana Merdeka dan Istana Negara. Hari itu sekitar pukul 8 Senin pagi, bertepatan dengan Idul Adha 1381 Hijriyah atau tanggal 14 Mei 1962. Banyak orang berkumpul di tempat tersebut, untuk melakukan ritual keagamaan setahun sekali, termasuk Presiden Soekarno, yang kamar tidurnya tidak begitu jauh dari lokasi ibadah itu.

Soekarno biasa datang menjalani ritual tersebut, seperti yang ia lakukan tahun-tahun sebelumnnya. Masa itu kota Jakarta belum memiliki sebuah mesjid yang besar untuk ukuran Soekarno yang megalomania dan gigantic. Jadi kegiatan seperti ini sering diadakan di udara terbuka.

Ketika imam KH Idham Chalid (kelak menjadi Ketua MPR/DPR RI 1973-1977) memulai acara, hanya beberapa menit setelah itu, terdengar teriakan di tengah keheningan alunan ayat-ayat suci. “Allahu Akbar!”, teriak seorang pria hanya enam baris di belakang Soekarno. Dia berusaha menerobos berlari di sela-sela jamaah yang sedang serius berdoa, menuju ke depan, sambil melepaskan tembakan yang berdesingan ditelinga.

Dor! Dor! Dor! Terdengar tiga tembakan yang jaraknya sekitar 8 meter dari Soekarno yang sedang ruku (gerakan membungkuk). Orang berlari panik. Dengan sigap para pengawal yang menjadi perisai hidup melindungi Soekarno. Tak ada yang tewas, hanya beberapa orang menderita luka serius, termasuk Pak Idham Chalid dan Pak Zainul Arifin (ketua parlemen) yang berdiri di sisi kiri Soekarno.
sukarnosepeda

Di dunia ini cuma Soekarno, seorang pemimpin sebuah negara yang banyak sering lolos dari percobaan pembunuhan. Dan tak mati-mati! “Acara bapak pagi ini memimpin sidang kabinet”, kata Soekarno kepada pengawalnya, hanya beberapa menit lolos dari percobaan pembunuhan di hari Idul Adha itu. Lebaran haji tetap ngantor? Lha iya, saat itu Soekarno puyeng menerima kenyataan, prajurit kesayangannya Jos Soedarso, tewas dihajar Belanda 4 bulan silam sebelumnya, sewaktu ingin merebut Irian dari Belanda. “Soekarno at War!” Tetapi dia seolah acuh dan tenang menghadapi peristiwa yang ingin melenyapkan nyawanya.

Kalau nyawa Soekarno itu sebuah produk, mungkin nyawanya berlabel “Made In Germany”. Tangguh, kuat dan beauty. Berapa kali dia coba dilenyapkan, tapi kokoh tahan banting, sehingga menimbul rumor “Soekarno punya ilmu kebal”.

Pernah waktu lagi sidang di istana hari 9 Maret 1962, Soekarno dibrondong oleh pesawat MiG 17 oleh Letda II Daniel Maukar. Lolos! Saat konvoi dari bandara Mandai (sekarang Hasanuddin) ke Makassar, di granat mobilnya, eh, malah nantang keluar mobil. Selamat! Di tes lagi, dilempar granat mobilnya di Jalan Cendrawasih Makassar, malah cuek, tetep pidato setelah itu. Mau dihalang gerombolan pemberontak keagaamaan di Jawa Barat, saat bareng Presiden Uni Soviet, tetap aja selamat. Tapi yang paling parah adalah waktu Soekarno datang ke bazaar sekolah anaknya di Cikini, sebuah daerah di pusat Jakarta. Kali ini dia terluka, meski selamat. Kebal? Mungkin wajar saja tuduhan itu terlontar. Orang kok gak mati-mati mau dibunuh? Tuduhan itu ditolak mentah-mentah. Boro-boro kebal. “Kena kawat berduri saja, tangan bapak terluka. Apalagi kena granat? Bisa remuk!”, kata putranya Guntur sambil tertawa menceritakan “Peristiwa Cikini”, saat bapaknya lompati kawat berduri di sebuah lorong sekolah anaknya, mendadak menghindari granat yang dilempar ke arahnya.
sukarnorakyat
Kalau kita mau jujur, sejak remaja sampai akhir nafasnya, tidak sedetik pun hidup Soekarno lepas dari ngurusin rakyatnya. Masa mudanya dilewati dengan rangkaian agitasi anti-kolonial, baik fisik maupun tulisan, yang membuat dia jadi langganan keluar masuk penjara, serta dibuang seperti tikus basah yang menjijikan. Ini bikin dia kehilangan masa mudanya (kalau Michael Jackson kehilangan masa kanaknya, sehingga jadi produk manusia aneh).

Bila mau hidup enak, Soekarno bisa saja manut (ikut) Belanda. Bisa enak kok hidupnya! Gak perlu jadi pegawai PJKA segala, sebuah pekerjaan yang pernah dilakoninya. Yang bikin dadanya terbakar bukan Belanda, tapi penindasan bangsanya, yang kebetulan dilakukan Belanda. Soekarno tidak anti-Belanda, hanya anti penindasan. Sikap yang sama yang dianut John Lennon, orang yang musiknya tak disukainya.

Semasa jadi presiden pun, nasibnya tak pernah enak. Ada saja setiap masa orang yang ingin menghancurkannya, menculiknya, menghinanya, memojokkannya dan tentu saja membunuhnya. Kegetiran ini membuat Soekarno berpesan agar anak-anaknya jadi orang berguna bagi orang banyak, bukan jadi presiden seperti dirinya.

Ya benar, menjelang menjadi presiden dia memang menjadi tahanan penjara Banceuy dan penjara Sukamiskin dan tahanan sosial (dibuang ke Flores dan ke Bengkulu). Ketika tak jadi presiden, Soekarno pun menjadi tahanan lagi. Kali ini yang tahanan bangsanya sendiri, dengan perlakuan yang lebih kejam. Belanda aja memberi gaji bagi tahanan politik yang dibuangnya. Tapi bangsanya, boro-boro memberi gaji, kalau bisa Soekarno cepat-cepat dimusnahkan,

Saking melekatnya Soekarno dengan Indonesia, pernah muncul polemik lucu tahun 1981. Isu itu adalah Soekarno pernah nulis surat minta maaf kepada Belanda atas agitasinya melawan Belanda di tahun 1930an. Yang kebakaran jenggot bukan keluarga Soekarno, tapi pemerintah perlu turun tangan. Karena ini menyangkut sejarah bangsa. Bayangkan urusan pribadi orang soal minta maaf saja, bisa menjadi wilayah sejarah sebuah bangsa! Apa salahnya kalau memang demikian? “Tidak!”, tegas Wakil Presiden Adam Malik yang saat itu menolak adanya bukti minta-minta maaf Soekarno itu. Ini bisa menjadi aib bangsa Indonesia, bukan cuma Soekarno. Yaaah…, cemen (payah) Indonesia, masak pahlawannya pernah minta maaf. Berarti perjuangannya seperti ayam sayur dong! Begitu kira-kira akan ditulis oleh sejarah kalau Soekarno pernah minta maaf.

“Itu mah pamali (‘gak boleh) buat Kusno!”, komenar Ibu Inggit Garnasih tentang suaminya, yang dibilang minta maaf sama Belanda. Kusno adalah panggilan sayang Inggrit untuk Soekarno, suami terkasihnya sampai mati. Inggit tahu betul soal minta maaf itu, karena dia mendampingi Soekarno saat itu. Dan dia juga tahu betul suaminya bukan berjiwa lembek seperti peuyeum Bandung, meskipun Inggit pernah melemparkan tempolong (tempah ludah air sirih) ke Soekarno, ketika tahu suaminya mau menikahi Fatmawati.”Gak mungkin!”, teriak Inggit tentang minta maaf itu.
sukarnotumb

Tidak mungkin dalam tulisan ini menjelaskan pengorbanan Soekarno untuk Indonesia. Tidak cukup. Cuma hanya menggelitik saja, bahwa ada banyak sosok orang menjadi tumbal, agar negeri ini tumbuh kuat abadi, sehingga saya bisa hidup enak-enakan sambil nulis artikel ini. Bukan hanya Soekarno, Hatta, Sjahrir dan serentetan patriot sejati. Orang itu bisa penjaga pintu kereta api, penjaga mercusuar yang lebih banyak mementingkan orang lain, juga guru-guru dipelosok, bidan dokter di ujung terpencil bekerja tanpa pamrih, musisi seniman yang berjuang dengan lagu dan kuas tanpa memikirkan royalty. “Silent heroes”, kata Presiden Susilo Yudhoyono, menyebut istilah orang-orang berkorban tanpa mau diekspos (pamrih). Pahlawan senyap.

Sampai kini setiap detik urusan pribadi Soekarno telah diambil oleh jalannya waktu, menjadi sejarah bangsa Indonesia. Kesalahan pribadi yang diperbuatnya, menjadi aib bagi Indonesia. Tapi kehebatannya, pasti menjadi kebanggaan Indonesia juga. Ketika Bung Hatta menjenguk Soekarno di hari-hari akhirnya, mata Hatta berkaca melihat penderitaan soul mate-nya itu, yang terkapar tak berdaya dibiarkan menderita. “Orang ini (Soekarno) benar-benar mengabdikan seluruh hidupnya untuk bangsanya”, kata Hatta penuh kesedihan setelah melihat sahabatnya terakhir kali.

Soekarno memang bukan sekedar pahlawan bagi Indonesia (banyak orang yang tetap membenci Soekarno karena alasan-alasan tertentu), tapi tepatnya tumbal. Sesuatu yang dikorban untuk kepentingan orang banyak, ya namanya tumbal. Soekarno masuk klasifikasi itu. Dia selalu berperan sebagai korban dan perisai untuk bangsanya. Sehingga menjadi suratan dia tidak bisa kemana-mana. Hanya untuk Indonesia! Kini curriculum vitae-nya sudah menjadi portofolio bangsa Indonesia. “Jadi presiden itu seperti tahanan”, kata Soekarno kepada putranya, Guntur.

sumber petikan: iwan kemah-kompas.com

Nyanyian seorang kakak

Posted in renungan dengan kaitan (tags) , on Desember 5, 2008 by judi2010

images3kisah nyata ini terjadi di sebuah Rumah Sakit di Tennessee, USA. Seorang ibu muda, Karen namanya sedang mengandung bayinya yang kedua.

Sebagaimana layaknya para ibu, Karen membantu Michael, anaknya yg pertama, yang baru berusia 3 tahun bagi kehadiran adik bayinya. Michael senang sekali akan punya adik. Kerap kali ia menempelkan telinganya di perut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi bagi adiknya yang masih di perut ibunya itu. Nampaknya Michael amat sayang sama adiknya yang belum lahir itu.

Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh di luar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan. Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinyabegitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen; bersiaplah jika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat putrinya bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan.

Lain halnya dengan Michael, sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! “Mami,… aku mau nyanyi buat adik kecil!” Ibunya kurang tanggap. “Mami, ….aku pengen nyanyi!” Karen terlalu
larut dalam kesedihan dan kekuatirannya. “Mami, ….aku kepengen nyanyi!” Ini berulang kali diminta Michael bahkan sambil meraung menangis.

Karen tetap menganggap rengekan Michael rengekan anak kecil. Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak.Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. Baik, setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Mumpung adiknya masih hidup! Ia dicegat oleh suster di depan pintu kamar ICU. Anak kecil dilarang masuk!

Karen ragu-ragu. Tapi, suster…. suster tak mau tahu; ini peraturan! Anak kecil dilarang masuk! Karen menatap tajam suster itu, lalu katanya: “Suster, sebelum menyanyi buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi! Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya!” Suster terdiam menatap Michael dan berkata, “Tapi tidak boleh lebih dari lima menit!”

Demikianlah kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul maut. Michael menatap lekat adiknya…… lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring “…..You are my sunshine, my only sunshine, you make me happy when skies are grey….” Ajaib! Si Adik langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya.
“You never know, dear, How much I love you. Please don’t take my sunshine away.”
Denyut nadinya menjadi lebih teratur.

Karen dengan haru melihat dan menatapnya dengan tajam dan terus,….terus Michael! “Teruskan sayang!” bisik ibunya….
“The other night, dear, as I laid sleeping, I dream, I held you in my hands…..” dan……Sang adikpun meregang, seolah menghela napas panjang.
Pernapasannya lalu menjadi teratur…….. “I’ll always love you and make you happy, if you will only stay the same…….”
Sang adik kelihatan begitu tenang …. sangat tenang.
“Lagi sayang!” bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus bernyanyi dan…. adiknya kelihatan semakin tenang, relaks dan damai……. lalu tertidur lelap.

Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja ia saksikan sendiri.

Hari berikutnya, satu hari kemudian si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. Para tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yg satu ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah therapy ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai Mukjizat Kasih Ilahi yang luar biasa, sungguh amat luar biasa! Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahipun membutuhkan mulut kecil si Michael untuk mengatakan “How much I love you”.

Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil seperti Michael untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil bagiNYA bila IA menghendaki terjadi. Nyanyian tulus membawa mukjizat.

Pilih Blogger atau WordPress?

Posted in bukan politik dengan kaitan (tags) , , , , , on Desember 4, 2008 by judi2010

images2Bagi yang pertama kali mau blogging, mungkin bingung mau membuat blog dimana. Karena banyak sekali pilihan yang ditawarkan. Mulai dari penyedia blog luar seperti Blogger, WordPress, Multiply, Blogdrive, sampai yang lokal seperti BlogGaul, BlogBoleh, Detik, dan Dagdigdug.

Di antara sekian banyak pilihan tempat blogging itu, kali ini mari kita ulas dan obrolkan tentang dua penyedia blog yang paling banyak dipakai saat ini, yakni blogger dan wordpress. Apa saja kesamaan keduanya? Dan apa pula yang menjadi kelebihan keduanya?

Dalam memilih apapun, kebanyakan dari kita pasti akan memilih yang bagus dan (kalau bisa) gratis. Kedua kriteria umum tadi sudah pasti bisa dipenuhi blogger dan wordpress. Tapi di samping dua hal tadi, keduanya memiliki kesamaan lain. Apa sajakah?

1. Mudah digunakan. Keduanya sama-sama mudah digunakan. Semudah anda mengetik di program pengolah kata. Sebelum posting dipublikasikan, anda pun bisa melihat review-nya terlebih dulu. Membuatnya pun tidak sulit. Kita tinggal mengikuti petunjuknya yang cuma dalam beberapa langkah, maka jadilah blog kita.
2. Tersedia pilihan template (theme). Keduanya sama-sama punya pilihan theme. Namun, secara jumlah, pilihan lebih banyak terdapat di WordPress. Template atau theme ini pun sebenarnya bisa kita ganti dengan template lain yang beredar di internet.

Di samping itu, blogger memiliki keunggulan pada:

1. Bisa mengubah desain. Dengan mengedit berkas style (CSS), kita bisa mengubah desain seperti yang kita inginkan.
2. Bisa dibuat adsense. Mayoritas peraup uang dari Adsense yang menggunakan blog gratis, biasanya memakai blogger. Mungkin karena blogger dan adsense adalah sama-sama milik Google. Jadi lebih mudah untuk disetujui adsense-nya. WordPress pun sebetulnya bisa, tapi harus memakai yang versi berbayar.
Sedang wordpress memiliki kelebihan antara lain:

1. Adanya fitur kategori. Adanya kategori akan mempermudah pemilik dan pengunjung blog. Pemilik blog mudah untuk menentukan cakupan topik yang akan dibahas. Bagi pengunjung, fitur ini memudahkan untuk mencari topik tertentu yang diminati. Di wordpress, fitur ini secara otomatis muncul. Di blogger pun sebetulnya bisa dimunculkan, tapi perlu sedikit usaha.
2. Mudah untuk berkomunikasi. Menurut saya ini merupakan salah satu kelebihan terpenting wordpress. Yaitu bisa melakukan pingback atau trackback. Sebab, pada hakikatnya setiap pemilik blog adalah makhluk sosial. Suka untuk bergaul dengan pemilik blog lainnya. Selain berkomentar, melakukan pingback dan trackback adalah cara lain berkomunikasi dengan pemilik blog lainnya.
3. Ada statistik. Di wordpress tersedia plug in yang bisa menampilkan statistik, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan. Ada juga informasi tentang jumlah pengakses setiap halaman beserta kata kuncinya. Semua informasi ini penting untuk memantau perkembangan blog anda. Sehingga anda pun bisa mengambil tindakan tepat untuk perkembangan blog anda.

Di luar yang saya sebutkan di atas, tentu masih banyak sisi lain blogger dan wordpress. Anda mau menambahkannya? Atau mungkin bercerita tentang pengalaman blogging selama ini? Bagi yang belum punya blog, silakan ikutan nimbrung di sini.

Sumber : joko susilo.com