JALAN MENUJU SURGA

Setiap orang yang hidup sudah tentu ingin hidupnya bahagia,cukup sandang,cukup pangan. Bahkan kalau bisa semua bisa berlebih, punya mobil mewah, rumah bagus dan indah, serta sumber “uang yang mengalir deras” seperti sungai yang mengalir tiada henti.Pada Intinya setiap manusia yang hidup selalu ingin mendapatkan kemudahan dan kesenangan. Yang namanya penderitaan kalau bisa “jauh-jauh deh dari hidup”. Kebahagian yang dicari dan diusahakan, penderitaan dan kesusahan dihindari. hampir setiap orang ketika ditanya,”Mana yang anda pilih,Surga atau neraka..? Ternyata hampir 100% semua menjawab “Saya Mau masuk sorga..!”. Wajar saja jawaban itu bakal banyak kita temukan. Karena siapa sih didunia ini yang mau susah dan menderita… Semua orang ,baik petani, profesor,buruh, ibu rumahtangga,bapak-bapak, anak-anak, semua mau masuk sorga. Tapi coba deh sekali2 kita tanya pada mereka yang ingin masuk surga..”Siapa yang mau matiiiii….?” 99.9% mereka pasti bilang “saya ngaak mauuu ah..” takut….iihh..! Lucu dan mengelikan. tapi disitulah ironinya “Semua orang mau masuk surga, tapi ketika ditanya siapa yang mau mati tapi meraka menolak untuk mati…PADAHAL UNTUK MASUK SURGA MEREKA HARUS MATI DAHULU…..itulah ironinya…meraka mau hidup senang tapi takut menjalani proses menjadi senang. Mau kaya tapi gak mau kerja keras. Mau hidup nyaman tapi tidak mau susah payah dahulu untuk mencapai kenyamanan itu.Yakin lah didunia ini tidak ada yang gratis…semua harus dibayar dimuka.kalau pingin kaya bayar itu sekarang dengan kerja keras…

Satu Tanggapan ke “JALAN MENUJU SURGA”

  1. Memang begitulah pilihan manusia,mau surga tapi gak mau mati.Jika surga diartikan akan ada setelah kematian memang itulah pilihannya,tidak ada yang mau mati dahulu baru masuk surga,Tapi jika surga diartikan dengan segala kesenangan,baik ketika ada ataupun ketika tidak ada ,maka itulah surga yang sebenarnya.Jika kita mengambil jalan sufi,yang disebut mati bukan mati keluarnya ruh dari badan,tapi matikanlah diri kamu sebalum mati.Juga bukan berarti mati bunuh diri.Jalan mana yang mau kita pilih?

Tinggalkan Balasan